“Masjid di Hati Setiap Insan – Dari Masjid Membangun Ummat”

“Dana Ummat Jadi Pilar Utama Untuk Menopang Perekonomian dan Kesejahteraan Ummat”
  • Home
  • Berita
  • Sebanyak 80 Paket Bantuan Diserahkan Kepada Mustahik

Penyaluran Zakat UPZ Masjid Al Issyah Hakim

Sebanyak 80 Paket Bantuan Diserahkan Kepada Mustahik

Aziz AR Panjaitan Selasa, 21 Juli 2020 10:06 WIB
Andi

Suasana Minggu 19 Juli 2020, sebelum penyaluran zakat kepada para mustahik di Masjid Al Issyah Hakim.

KEGIATAN UPZ Masjid Al Issyah Hakim dalam rangka mengayomi para mustahik secara berkelanjutan masih terus berlangsung khidmat di Masjid Al Issyah Hakim, Jalan Karya Jaya Ujung/ Jalan Besar Namorambe, persis di depan sekolah Yayasan Pendidikan Islam Haji Masri Daarul Ilmi Murni.

Membuka kegiatan, Ketua UPZ Al Issyah Hakim, Ir Pandapotan Nasution MM, memaparkan kembali program kerja UPZ Al Issyah Hakim, di antaranya penyaluran dana zakat produktif, dana zakat untuk pendidikan serta bantuan lainnya.


Namun karena kondisi perekonomian masyarakat yang memang lagi mengalami gangguan secara global, akibat dari pandemi covid-19, UPZ beberapa kali sempat mengalokasikan dana bantuan konsumtif, berupa sembako dan uang. Seperti halnya Minggu 19 Juli 2020, sebanyak 80 masyarakat mendapatkan bantuan sembako berupa beras, minyak, gula putih dan uang tunai. Mereka yang mendapatkan bantuan itu masuk dalam asnaf yang telah ditentukan (fakir, miskin, amil, muallaf, berhutang, musafir, fisabillah, dan budak sahaya).

"Ke depannya kita berharap semakin banyak para muzakki yang menyalurkan zakat, infak dan shadaqahnya melalui UPZ Masjid Al Issyah Hakim. Selanjutnya kita juga akan lebih fokus kepada penyaluran dana zakat produktif, sehingga banyak masyarakat dari kelas bawah yang awalnya menjadi mustahik, kelak berubah menjadi muzakki. Tadinya menerima zakat, namun berubah menjadi pembayar zakat," jelasnya.

Kepada para penerima bantuan, Ketua UPZ yang akrab dipanggil Bang Dapot itu memberikan motivasi khusus. Ia membangkitkan semangat para penerima zakat untuk peduli dengan dan tidak putus asa, serta terus menerus meningkatkan kemampuan diri. "Semua itu ada masanya, semua itu ada waktunya. Jangan menyerah jadi mustahik terus. Mari belajar dan terus belajar serta meningkatkan kemampuan dan ilmu. Rajinlah hadir ke masjid kita ini dan majelis-majelis ilmu. Belajar apa saja, termasuk belajar bahasa Arab demi memahami dengan baik agama kita. Saya saja masih belajar bahasa Arab," katanya memberikan pencerahan.

Lain dari biasanya, penyaluran zakat kali ini disertai dengan ceramah agama oleh Dr HM Syukri Albani Nst MA. Hampir senada dengan yang disampaikan Ketua UPZ Al Issyah Hakim, sang uztadz yang abituren dari Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru ini juga menekankan motivasi hidup dengan cahaya Iman, Islam dan Ikhsan. Katanya, dengan cahaya Iman, Islam dan Ikhsan itulah terbina generasi yang tidak mudah putus asa.


"Jangan minder jadi mustahik, tapi juga jangan terbiasa. Setidaknya kita dapat memotivasi diri kita agar berubah ke arah yang lebih baik. Maka ketika kita menerima bantuan atau zakat, setelah itu pula kita juga mengeluarkan sebahagiannya di jalan Allah. Misalnya hari ini kita dapat sejumlah rupiah, langsung aja keluarkan dan masukkan ke kotak infak Rp 5000 kah itu, atau lebih. Lalu niatkan dan jazamkan dalam do'a, Ya Allah ini yang aku mampu hari ini, maka mampukanlah aku di masa yang akan datang untuk lebih banyak lagi berinfak, bershadaqah dan berzakat," jelas Syukri membangkitkan ghirah perubahan. (Aziz Panjaitan)

Editor: Aziz AR Panjaitan

Sumber: Liputan Langsung

T#gs
Berita Terkait
FB Comments