“Masjid di Hati Setiap Insan – Dari Masjid Membangun Ummat”

“Dana Ummat Jadi Pilar Utama Untuk Menopang Perekonomian dan Kesejahteraan Ummat”

Zakat Maal

Zakat mal adalah zakat yang dikenakan atas harta (maal) yang dimiliki oleh seseorang atau lembaga dengan syarat-syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan, adapun defenisi harta (maal) sebagai berikut :

  1. Mempunyai nilai ekonomi, yaitu nilai tertentu bukan sesuatu yang gratis untuk mendapatkannya dan boleh didapatkan dengan imbalan.
  2. Setiap orang cendrung menyukainya dan memerlukannya.
  3. Dibenarkan pemanfaatannya secara syar’i


Ketiga hal inilah yang membedakan harta didalam islam dan harta diluar islam. Dengan demikian, asset-asset yang tidak dibolehkan untuk dimanfaatkan secara syar’i walaupun mempunyai nilai ekonomi yang besar dan disenangi banyak orang tidak dimasukan kategori sebagai harta dan tidak menjadi objek zakat, seperti NARKOBA.


Dengan demikian objek zakat ada yang berupa uang, barang, jasa profesional dan hak paten yang ketika dijual menjadi uang atau jasa.


Harta muzaki wajib dikeluarkan zakatnya apabila memenuhi syarat :

  1. Milik sempurna
  2. Cukup nisab
  3. Berlaku satu tahun atau haul
  4. Harta yang mahal
  5. Lebih dari kebutuhan pokok (surplus minimun)
  6. Berkembang