“Masjid di Hati Setiap Insan – Dari Masjid Membangun Ummat”

“Dana Ummat Jadi Pilar Utama Untuk Menopang Perekonomian dan Kesejahteraan Ummat”

TAUSIAH USTADZ DR.WATNI MARPAUNG,M.A

KAJIAN KEMATIAN DAN KEHILANGAN

DR.WATNI MARPAUNG,M.A Jumat, 20 Maret 2020 06:00 WIB
dokumen pribadi

DR.WATNI MARPAUNG,M.A


Artinya :

"Kematian adalah karamah, sedangkan kehilangan merupakan penderitaan dan penyesalan. Kematian adalah terputus dari makhluk, sedangkan kehilangan adalah terputus dari khaliq.


Penjelasan:

  • - Kematian menghubungkan seorang hamba kepada Khaliq dan memutuskan dengan seorang hamba dengan makhluq
  • - Kehilangan menghubungkan seorang hamba dengan makhluq dan memutuskan seorang hamba dengan Khaliq
  • - Kematian ada 2 macam:

1.Kematian yang ditetapkan. Kematian ini semuanya dialami oleh makhluk, ketika ruh terpisah dari jasad.

2.Kematian sukarela. Kematian yang dipilih dan dipraktikkan kaum arif ketika mereka mematikan dan menafikan diri mereka sendiri. Mereka mematikan diri sendiri karena yang bisa melihat Allah hanya orang yang sudah mati. Kematian sukarela disebut juga istilah fana yaitu, keluarnya seseorang dari sifat-sifat manusia. Ketika ia meninggalkan berbagai pilihan, kehendak, pengaturan, dan keinginan. Orang yang mati tidak lagi berkehendak, memilih, dan mengatur. Orang yang telah meninggalkan kehendak, pengaturan, pilihan, dan kekuatannya sendiri berarti ia telah mematikan dirinya sendiri. Dengan kondisi itu, ia menjadi makhluk yang paling dekat kepada Allah.


Selengkapnya dapat dilihat pada Vidio ini....


Editor: Aziz AR Panjaitan

Sumber: TULISAN DR.WATNI MARPAUNG,M.A

T#gs KAJIANkematianMARPAUNGtausiahWATNI
FB Comments