“Masjid di Hati Setiap Insan – Dari Masjid Membangun Ummat”

“Dana Ummat Jadi Pilar Utama Untuk Menopang Perekonomian dan Kesejahteraan Ummat”

TAUSIAH USTAD Dr. H. Ali Murthado M.Hum

NABI IDRIS DAN NABI NUH

Disampaikan untuk Materi Tausiah Minggu subuh, 17 Maret 2020 oleh Sdr. Eddy H. Tambunan
Eddy H Tambunan Minggu, 16 Februari 2020 09:22 WIB
Eddy H Tambunan

Dr.H. Ali Murtadho,M.Hum

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Bismillahirrahmanirrahim...


Puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah Subhanawataala atas segala nikmat yang Allah berikan kepada kita, terutama nikmat Iman dan Islam.


Shalawat beriring salam, kita sampaikan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad Sholallahu 'alaihi wasallam. Semoga dengan shalawat dan salam itu, kita mendapat safa'atnya di yaumil makhsar kelak.


Bapak /Ibu yang di rakhmati Allah. Pada bulan kemarin, saya menceritakan tentang Nabi Adam AS. Hari ini, kita berbicara tentang Nabi Idris dan Nabi Nuh AS.


Kajian kita tentang Nabi ini sangat penting. Sebab masih banyak juga di antara kita yang lupa sebetulnya sejarah tentang Nabi dan Rosul kita. Selain itu, ada yang bisa kita ambil pelajaran dan hikmah dalam hidup dan kehidupan Nabi dan Rasul tersebut.Karena Kisah- kisah di dalam Alquran ini, luar biasa sekali, jadi Allah menceritakan kisah-kisah itu bukan hanya sekedar kisah biasa.Tapi,Kisah yang bisa diambil hikmah dalam hidup dan kehidupan kita.


Pada kali ini kita bicara tentang Nabi Idris AS, Kalau kita lihat silsilah para Nabi dan Rosul, Nabi Idris sebetulnya adalah keturunan dari Nabi Sis. Bahwa anak Nabi Adam ada Nabi Sis. Kemudian anak dari Nabi Sis itu Anwas, Kinan, Maqlail, Yarid, selanjutnya Idris AS. Jadi Ini sebetulnya silsilah para Nabi dan Rosul tersebut,


Perlu diketahui, bahwaNabi itu belum tentu Rosul, sedangkan Rosul sudah pasti Nabi. Begitulah hinggasampai kepada Rosulullah Shalallahu'alaihi Wasalam yaitu Nabi Muhammad.


Di sini ada Adam, Idris dan Nabi Nuh, Nabi Sholeh, Nabi Ibramin, Nabi Hud, dan Nabi Luth. Jadi Nabi Ismail dan Nabi Ishak itu anak dari Nabi Ibrahim. Lalu dari Nabi Ismail lahir nanti Nabi Muhammad Sholallahu 'alaihi wasallam. Sedangkan dari Nabi Ishak, lahirlah Nabi Isa. Jadi antara Nabi Ismail dan Ishak itu saudara. Tapi dari Nabi Ismail ini nanti lahir Muhammad Rasululah Sholallahu 'alaihi wasallam. Lalu dari Nabi Ishak inilah nanti lahir Nabi Isa AS.


Tidak banyak keterangan yang dapat kita peroleh tentang kisah Nabi Idris di dalam Al Qur'an, Kalaupun hari ini kita baca buku- buku tentang Nabi Idris AS. Boleh jadi kisah tersebut adalah kisah israeliyah. Apa itu kisah israeliyah...? -- Yakni kisah yang dimunculkan oleh orang orang Israel tentang Nabi Idris AS.



Kisah Nabi Idris AS

(Dikisahkan dalam Al Qur'an pada Surat Mariam | Ayat: 56-57


Surat Mariam ayat 56 : Bismillahir-rahmanir-rahim, wazkur fil-kitabi Idris ,innahu kana sadiqan nabiyya.dan ceritakanlah Muhammad.Kisah idris didalam kitab(Al-qur’an) sesungguhnya dia seorang yang sangat mencintai kebenaran dan seorang Nabi.

Jadi Nabi Idris itu adalah seorang Nabi


Surat Mariam ayat 57 : Wa rafa’nahu makanan ‘aliyya,dan kami telah menggangkatnya kemartabat yang tinggi.

Jadi para muffasir ini berbeda pendapat, berbicara tentang makanan aliyya,ada yang mengatakan makanan aliyya ini martabat yang tingggi,karena kecerdasan Nabi Idris As.


Jadi ada juga yang mengatakan bahwa,Martabat yang tinggi ini,karen Nabi Idris meninggalnya di langit yang ke- 4(Empat).Jadi kadang- kadang kita bicara,tapi bicarannya itu, memakai kisah Israeliyah.Tapi ngak apa-apalah, supaya kita memahaminya saja.

Jadi ketika orang bicara ,kenapa Nabi Idris As,Sampai meninggal di langit yang ke 4(empat) ?,inikan pertanyaan yang luar biasa ini,kenapa Nabi Idris ini tidak meninggal di Dunia ?.

Jadi ada riwayat yang mengatakan,Nabi Idris ini, berkawan dengan malaikatt Ijrail As, jadi banyak sekali permintaan Nabi IdrisAs kepada malaikat ijrail.

Ijrail itu adalah malaikat pencabut nyawa,jadi dia mengatakan ,ya..! ijrail aku kepingin sekali untuk mengunjungi Surga dan Neraka, jadi kata malaikat Ijrail ,itu tidak mungkin..!,Yang bisa kesana itu ,orang �"orang yang sudah meninggal dunia.

Kalau begitu, maukah engkau ambil Ruh aku dulu ,baru nanti engkau balikkan lagi, itu juga tidak mungkin,kata malaikat ijrail.Saya tidak punya kuasa untuk mengambil Ruh orang lain,kecuali karena ketentuan Allah,maka akhirnya Allah mengizinkan.

Riwayatnya memang tidak shohi,tapi paling tidak bisalah,maka malaikat ijrail akhirnya mencabut Ruh Nabi Idris AS.

Walaupun cabutannya itu biasa, Tapi menurut Nabi Idris As ini luar biasa,kenapa ..!? karena sakitnya luar biasa,jadi ketika malaikat ijrail itu, mencabut Ruh manusia,luar biasa sakitnya.

Makanya kalau kita sedang berada ditempat orang yang sakit,yang orang sakit itu di cabut nyawanya.coba tengong keningnya, itu penuh dengan keringat,padahal mungkin saja tidak panas,tapi keringat dikeningnya,jadi riwayat mengatakan bahwa ketika antara ruh dan jasad itu berpisah,itu seperti kulit kita ini dikelupas,luar biasa.

Makanya Rosullullah mengingatkan kita,hati hati dengan kematian,kematian itu bisa membawa kepada sesuatu yang tidak baik,menurut orang yang mati itu.

Jadi menjelang kematian itu,jadi,apakah kita ini husnul khotima atau suhul khotima,tergantung dari pada akhir kematian kita.

Di sebuah hadis ,Rosullullah mengatakan,ada orang,yang setiap hari amalnya amal surga.Tapi menjelang kematiannya,dia melakukan amal Neraka.Maka disaat itu Ruh keluar dari Jasad, maka dia mati dalam suhul khotima.

Ada orang, yang amalanya amalan Neraka,tapi,menjelang kematiannya,dia melakukan amalan surga.Maka di saat itulah datang kematian,kematiannya jadi husnul khotima.

Jadi ini belum,belum pujian yang luar biasa ,nanti pujian yang luar biasa adalah, menjelang kematian kita,apakah kita benar - benar ber Iman kepada Allah atau tidak ,jadi doa kita,itu selalu harus kita minta pada Allah ,agar apa..!? agar kita mati dalam keadaan husnul khotima,mati dalam keadaan husnul khotima.

Jadi begitu juga,jadi Nabi Idris As dicabut nyawanya ,Tapi dia merasa sangat sakit sekali.Tapi sudahlah, sekarang dia mengunjungi yang namanya Neraka,luar biasa,dilihatnya luar biasa,belum lagi dia masuk dalam Neraka,hampir berapa kilo dari Neraka itu,dia sudah tidak tahan ,apa lagi kalau dia masuk,dia sudah tidak tahan,saya tidak berani untuk masuk kedalam Neraka.

Tapi ketika dia diantarkan masuk kedalam surga,maka kepingin dia lama lama disitu,tapi kerena dia belum waktunya disitu,akhirnya dia harus keluar dari surga.

Maka pada saaat dia berada dilangit ke- 4(empat),disitulah Allah memerintahkan kepada malaikat ijrail untuk tidak lagi menyerahkan Ruhnya.Jadi meninggalnya di situ.

Maka ada yang mengatakan, Wa rafa’nahu makanan ‘aliyya,dan kami telah mengganggkat ke martabat yang tinggi,Jadi Nabi Idirs ini meninggal di langit yang ke-4(empat).

Maka ketika Rosulullah Miqrad,Rosul pertama kali bertemu dengan Nabi Idris As,dan ingatlah kisah Ismail,Idris dan Zulkifli, semua mereka termasuk orang �" orang yang sabar,jadi saat itu Allah memerintahkan Nabi Idris untuk mengajak seluruh manusia agar berjalan kepada kebenaran.

Saat dia adalah manusia pertama, yang menerima wahyu lewat malaikat jibril.ketika dirinya berusia 82 tahun.Jadi Nabi idris ini orang pertama yang mendapatkan Wahyu,dari malaikat jibril ketika dia berusia 82 tahun.

Mukjijat yang Allah berikan kepada Nabi Idris ini luar biasa, dialah manusia pertama yang pandai baca tulis dengan pena,nabi idris di beri macam- macam pengetahuan. Mulai dari merawat kuda,ilmu perbintangan,hingga ilmu berhitung yang sekarang di kenal dengan matematika.

Nama idris, itu berasal dari kata Darosa(yang artinya: belajar)nabi idris sangat di kenal suka dengan belajar.Tekun mengkaji fenomena alam semesta, Nabi idris adalah orang pertama pandai memotong dan menjahit pakaian, orang -orang sebelumnya konon hanya mengenakan kulit binatang sebagai penutup aurat.

Karena Itulah Nabi Idris mendapat gelar sebagai Asadun husun yang artinya Singa,karena dia tidak pernah putus asa,ketika menjalankan tugasnya sebagai seorang Nabi.Ia tidak pernah takut menghadapi ummatnya yang kafir,namun Ia tidak pernah sombong,Ia juga memiliki sifat pemaaf.

Inilah yang kita dapat dari kisah Nabi Idris As, tak banyak,dalam Alquran tidak banyak bicara tentang Nabi idris As.Kalaupun ada kisah- kisah nabi idris AS ,itu sudah dibumbui dengan kisah - kisah Israeliyah,dan itu belum tentu kebenarannya.

Jadi nabi idris apakah benar atau tidak,dia sudah ke Surga atau ke Neraka,wallahu

aklam.itu cerita tentang israeliyah.Ia hidup seribu tahun setelah Nabi Adam wafat,jadi jarak antara Nabi adam As dengan Nabi Idris As,ada yang mengatakan seribu tahun, Jadi Ini yang saya jelaskan tentang kisah Nabi Idris As.

Sekarang kita bicara tentang Nabi Nuh As,Nabi Nuh di utus Allah untuk menyampaikan ke tauhitan pada masyarakat yang menyembah berhala.Nama berhala kaum Nabi Nuh (Wadd,Suwa,Yagus,Nasr ) saya tau dari surat Nuh Ayat : 23. “Waqalu la tazarunna alihatakum wa la tazarunna waddaw wa la suwa’ aw wa la yagusa wa ya uqa wa nasra.)Artinya:dan mereka berkata, ”jangan sekali- kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan- tuhan kamu dan jangan pula sekali �"kali kamu meninggalkan penyembahan Wadd,dan jangan pula Suwa,Yagus,Ya’Uq dan Nasr”

Pertanyaan yang menarik,kenapa nama- nama berhala ini ,dimunculkan Allah dalam Alqur’an..?.Sementara nama-nama berhala, pada saat rosulullah tidak muncul di dalam Alqur’an.Tapi kenapa nama nama berhala ini di munculkan Allah dalam Alqur;an,ketika bicata tentang Nabi Nuh As.

Karena memang kaum Nabi Nuh ini luar biasa bandalnya.Ketika Nabi nuh berdakwa pada kaumnya,tidak banyak kaum nabi nuh yang mau mengikut kepada Nabi Nuh As.

Mereka menyembah patung patung ini,berhala �"berhala ini.

Pada hal sebetulnya tidak harus demikian, karena itulah Allah menyebutkan ,nama nama berhala ini untuk menjadi ingatan kepada kita bahwa berhala-berhala ini akan muncul kembali pada kehidupan selanjutnya.

Maka berhala- berhala ini boleh jadi berupa:harta �"harta kita,jabatan kita,rumah kita,kendaraan kita,anak kita,harta kita .

Jadi berhala- berhala ini ,dalam hidup dan kehidupan kita boleh jadi kita tidak menyembahnya,tapi ketika mereka hadir dihadapan kita,kita selalu sangat dekat dengannya,jadi harta kita itu seolah - olah Tuhan kita.

Kalau kita tidak mendapatkan harta atau harta kita itu hilang ,maka hilanglah seluruh nyawa kita,Jadi banyak diantara kita, yang hari ini memang tidak menyembah berhala.

Tapi harta itu dijadikan sebagai tempat tujuan akhir dari kehidupan kita, jadi tempat tujuan akhir kehidupan kita ini bukan Allah ,jadi kita hidup ini bukan Allah ,tapi apa !? Harta,lebih banyak kitame nimbun harta, sibuk siang malam untuk mencari harta.

Akhirnya lupa kita kepada Allah, yang punya harta tersebut,karena itulah Allah uji apakah kita sayang dengan harta kita atau kita sayang kita kepada Allah .

Kasus Virus Corona ini,kepongahan dari presiden Cina sinh ping ,siapa yang mampu lagi menahan otoritas ke Superan dari cina ?, kami sekarang menguasai ekonomi,kami sekarang mengusai pertahanan keamanan,kalau kami berperang dengan Amerika Serikat kami bisa sama,jadi tidak ada yang mampu menyaingi kam,inilah Cina.!?.

Memang tidak ada negara yang berani dengan cina,dia termasuk Negara Super Power.Amerika sendiri sekarang sudah bermasalah dengan ekonominya,gara gara Cina.Dimana mana di setiap negara ada orang cina,produk �" produknya itu mudah di jual dan murah, Jadi ada rasa kebanggaan dan ke angkuhan dari presiden Cina ini.

Karena itulah boleh jadi, Allah mengutus Virus yang tidak nampak ke Cina.Dengan virus itu kepongahan,kesombongan Negara Cina tidak nampak lagi.

Ada juga yang mengatakan gara-gara Cina ini melakukan tindakan kezoliman kepada suku vigur ini.Jadi Suku Islam orang Islam yang ada di satu daerah yang namanya Viqur itu,itu diisolasi.

Maka ketika virus corona ini datang ke satu kota,penduduknya di isolri.Jadi kita tidak boleh merasa sombong,pongah dengan apa yang kita dapatkan.

Jadi ketika bicara tentang kisah Nabi Nuh,Allah memunculkan tuhan- tuhan kaum Nabi Nuh itu ada (Wadd,Suwa,Yagus,Nasr )ini berhala- berhala, jadi beberapa penafsir mengatakan berhala-berhala ini menjadi simbol dari kepongahan kaum Nabi Nuh As.

.

Kisah Nabi Nuh di jelaskan dalam Alqur’an pada Surat Nuh Ayat: 1 dan 4.

Ayat -1 : “Inna arsalna nuhan Ila qaumihi an anzir qaumaka min qabli ay ya’tiyahum ‘azabun alim.” Artinya:Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya(dengan perintah). ” Berilah kaummu peringatan sebelum datang kepadanya azab yang pedih.” Jadi sebelum azab datang,

Ayat -2 :Qala ya’ qaumi inni lakum nazirun mubin” Artinya: Dia (Nuh) berkata,”Wahai kaumku..! Sesungguhnya aku ini seorang pemberi peringatan yang menjelaskan kepada kamu.

Ayat -3 : “ani’ budullaha wattaquhu wa ati’un” artinya: (yaitu) sembahlah Allah, bertakwalah kepada-Nya dan taatlah kepadaku.

Ayat -4 : “ Yagfir lakum min zunubikum wa yu akhkhirkum ila ajalim musamma, inna ajalallahi iza ja’ala yu akhkharu, lau kuntum tak lamun.”Artinya:Niscaya Dia mengampuni sebagian dari dosa-dosamu dan menangguhkan kamu(memanjangkan umurmu) sampai pada batas waktu yang di tentukan.Sungguh, ketetapan Allah itu apa bila telah datang tidak dapat di tunda,seandainya kamu mengetahui.

Sama dengan kita ,kalau ada diantara kita,yang nati ketika takdir kita masuk kedalam neraka, maka kita mengatakan ,ya... Allah mengapa aku masuk Neraka..!?,maka Allah akan menjawab,bukan kah dulu aku sudah mengingatkan bahwa Neraka itu sangat dahsyat,sangat pedih.

Nabi Nuh dikarunia Allah dengan sifat- sifat bijaksana sabar serta fasih dan tegas dalam berbicara,beliau menyuruh kaumnya menyembah Allah dengan penuh kesabaran,namun hanya sedikit yang mau mengikuti seruan Nabi Nuh.

Walaupun beliau berdakwa sampai ratusan tahun. Umur Nabi Nuh sendiri mencapai 950 tahu.

Dalam Surat Al-ankabut ayat : 14 “Wa laqad arsalna nuhan ila qaumihi falabisa fihim alfa sanatin illa khamasina’ama,fa’akhazahumut �"tuf anu wa hum zalimun.

Artinya: Dan sungguh,Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya,maka dia tinggal bersama mereka selama seribu tahun kurang lima puluh tahun.Kemudian mereka dilanda banjir besar,sedangkan mereka adalah orang �"orang yang zalim.

Ayat ini menunjukkan bahwa ,lamanya waktu berdakwa bukan menjamin akan banyak pengikut.lamanya waktu kita berdakwa, Nabi Nuh As ini ,diberi Allah umur 950 tahun,dia berdakwa luar biasa, lamanya luar biasa.

Apa yang terjad,i kaumnya tidak banyak yang mengikutin ,ada yang mengatakan, mengikutinya ,hanya Hanya 70 (tujuh puluh )orang itu kaumnya dan 8(delapan) orang itu keluargannya.Yang naik ke kapal itu hanya 78 orang.

Kenapa hanya sedikit yang mengikuti ajaran Nabi Nuh ?,karena ajaran ketauhitan yang di ajarkan Nabi Nuh As telah mengganggu keyakinan mereka yang selama ini di anut.Jadi kalau ada diantara kita yang selama ini punya faham lama ,kemudian masuk faham baru,pasti tentu faham baru ini dianggap faham yang mengganggu.

Jadi kaum Nabi Nuh sudah lama menyembah berhala-berhala tadi itu.Maka Allah mengutus Nabi Nuh As,untuk mengingatkan mereka, apa yang terjadi..!?

karena faham mereka ini faham lama itu.maka Nilai �"nilai atau ajaran ketauhitan di ajarkan nabi nuh tolak mereka.Mereka tidak percaya kepada Nabi Nuh bahwa nabi Nuh utusan Allah.

Mereka tidak percaya kepada Nabi Nuh ,bahwa Nabi Nuh utusan Allah, di dalam Surat Al -Hud ayat :27 “Fa’ qalal mala’ul lazina kafaru min qaumihi ma nar aka illa basyaram mislana wa ma narakattaba ‘ aka illa lazina hum araziluna badiyar-ra y,wa ma naralakum alaina min fadlim bal nazunnukum kazibin.

Artinya:Maka berkatalah para pemuka yang kafir dari kaumnya,kami tidak melihat engkau,melainkan hanya seorang manusia (biasa)seperti kami,dan kami tidak melihat orang yang mengikuti engkau,melainkan orang yang hina dina diantara kami yang lekas percaya.Kami tidak melihat engkau memiliki sesuatu kelebihan apapun atas kami,bahkan kami mengganggap kamu adalah orang pendusta.

Diajak oleh Nabi Nuh untuk kejalan Allah ,mereka tidak mau, bahkan mereka mengatakan bahwa Nabi Nuh pendusta.

Karena itulah Nabi Nuh akhirnya berdoa kepada Allah ,untuk memberi keputusan kepada kaumnya yang mendustakannya ,…………………..ya tuhan ku sesungguhnya kaum ku telah mendustakan aku.Maka berilah keputusan diantaraku dan mereka.Dan selamatkan lah aku dan orang �"orang yang mukmin besertamu.

Turunlah perintah kepada Nabi Nuh untuk membuat kapal.Jadi membuat kapal itu perintah dari Allah Swt.Yang anehnya ketika Nabi Nuh dan kaumnya/pengikutnya membuat kapal,itu mendapat ejekan,lihat itu., seorang pendusta sekarang dia sudah gila,seorang Nabi Nuh dikatakan sudah gila ,masak dibukit yang tidak ada airnya dia membuat perahu/bahtera.

Jadi saat Nabi Nuh membuat kapal banyak orang yang hina dan mengejeknya.

Wayas nahu…………………..

.dan mulailah Nabi Nuh membuat bahter,dan setiap kali pemimpin kaumnya berjawab-jawab itu,jika kamu mengejek kami, maka sesungguhnya kami pun mengejek kamu,sebagai mana kamu sekalian mengejek kami.

Tapi ketika kaumnya mengejek Nabi Nuh As.Apa kata Nabi Nuh ,hari ini kamu mengejek kami,tapi pada satu saat kami akan mengejek kamu.kenapa, karena kamu merasa bahwa kamu itu lebih betul dari kami.

Hatta izaza………

Hingga apa bila perintah kami datang,dan dapur telah memancarkan air,kami berfirman:Muatkanlah kedalam batera itu dari masing masing binatang,sepasang jantan dan betina.dan keluargamu, kecuali orang yang telah terdahulu ketetapan terhadapnya.

Dan muatkan juga orang orang yang beriman.dan tidak beriman bersama nuh kecuali sedikit. Setelah kapal itu selesai.maka mulai fenomena Alamm ,Maka Allah memerintahkan kepada nabi nuh,masuk ke dalam kapal itu ada tiga tingkat.Tingkatan pertama binatang-binatang,tingkatan kedua manusia,tingkatan ke tiga burung -burung.

Maka Allah mencurahkan air dari langit dan memancarkan air dari bumi secara deras dan dahsyat.sehingga dalam waktu singkat maka terjadi banjir besar yang melanda seluruh kota dan desa.

Nuh berkata naiklah kamu sekalian kedalamnya dengan menyebut nama Allah ,diwaktu berlayar dan berlabu.Sesungguhnya tuhanku benar- benar maha pengampun dan penyayang .

Saat air sudah mulai meninggi,tampaklah oleh Nabi Nuh anaknyayang bernama kan’an,anak Nabi Nuh ini ada (4 empat)syaf,haf,dan kan’an, ini anak yang durhaka ,lebih banyak dia berkawan dengan orang kafir, dari pada berkawan dengan orang yang beriman, Nabi Nuh meminta kan’an untuk naik juga ke bahtera.

Tapi kan’an tidak mau,biarlah ayah pergi dan saudara- saudara pergi.Saya mau naik ke atas bukit,tidak mungkin air bah ini sampai ke atas bukit yang tinggi itu.

Dan bahtera itu berlayar membawa mereka dengan gelombang laksana Gunung dan Nuh memanggil anaknya ,sedang anak itu berada ditempat yang jauh terpencil.

Hai..! anakku naiklah kekapal bersama kami,dan janganlah kamu berada bersama orang-orang yang kafir.(ini Rasa cinta kasih seorang ayah kepada anaknya.)

Walaupun anaknya durhaka kepada Allah,tapi Nabi Nuh tetap mengingatkan anaknya kan’an untuk bersama sama, bersama dia untuk naik bahtera,tapi Anaknya Tidak mau. Anaknya menjawab,aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat memeliharaku dari air Bah.

Nuh berkata ,tidak ada yang dilindungi hari ini, dari azab Allah, selain Allah saja yang maha penyayang.Dan gelombang menjadi penghalang diantara keduannya,Maka Jadilah anak itu termasuk orang - orang yang di tenggelamkan.Jadi anak Nabi Nuh termasuk orang -orang yang di tenggelamkan oleh Allah Swt..

Nabi Nuh berseru kepada Tuhannya “Ya Tuhanku,sesungguhnya anakkku termasuk keluargaku dan sesungguhnya janji engkau itulah yang benar.dan engkau adalah Hakim yang se adil-adilnya.

Allah berfirman, “ Hai Nuh…! Sesungguhnya dia bukanlah termasuk keluargamu,yang dijanjikan akan di selamatkan,sesungguhnya perbuatannya perbuatan yang didasari,maka janganlah kamu memohon kepadaku sesuatu kamu yang tidak tau hakikatnya.Sesungguhnya aku memperingatkan kepadamu,supaya kamu jangan termasuk orang orang yang tidak berpengetahuan.

Jadi bila kita mempunyai 5 orang anak,tidak semua anak- anak kita itu,dekat dengan kita,tidak semua anak kita,mau kita perintahkan ,ikut dengan perintah kita,Tapi kita selaku Ayah dan ibu tetap mendoakan anak- anaknya.

Menurut kita anak-anak kita keuarga kita,tapi menurut Allah itu bukan keluarga kita.

Nabi khaidir As,mempunyai kelebihan pengetahuan , diberikan oleh Allah swt tentang tahu masa depan.

Kalau kita sudah mengajari anak kita untuk dekat kepada Allah ,tapi kalau dia besar akhirnya dia tidak dekat dengan Allah, sudah selesai tanggung jawab kita lagi.

Jadi cerita ini menjelaskan bahwa, jangan kita berpikir,orang tua yang baik, akan menghasilkan anak yang baik juga.belum tentu semua anak yang dilahirkan dari orang tua yang baik ,menjadi orang yang baik juga.

Orang tua yang jahat belum tentu anaknya juga jahat juga.Makanya dalam hidup dan kehidupan kita ,jangan kita klaim bahwa orang itu baik atau buruk.

Hidup ini kadang kita melihat apa yang kita terlihat,tapi tidak melihat dibalik dari apa yang terjadi.

Editor: Pandapotan Nasution

Sumber: Rekaman saat Ceramah/Tausiah di Massjid Al Issyah Hakim

T#gs
Berita Terkait
FB Comments